Tim Rekrutmen Berhasil Kendalikan Angkatan Kerja Lokal

Caption foto//Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat, Ir.Muslimin, HMY.

SUMBAWA BARAT–Pemerintah Sumbawa Barat sejauh ini dinilai berhasil dalam mengendalikan laju angkatan kerja.

Daya serap angkatan kerja lokal, dilaporkan optimal dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2017 tentang pembangunan ketenaga kerjaan. Dimana, Perda ini jelas mengarahkan rekrutmen tenaga kerja melalui wadah pemerintah bekerjasama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

“Tujuannya kita jelas memastikan derajat kelokalan dan daya serap angkatan kerja lokal kita optimal. Kita juga bisa pantau,” kata, Kepala Dinas (Kadis) tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa Barat, Muslimin, HMY, Senin (27/5).

Data sementara menurut Muslimin, angka pengangguran di Sumbawa Barat turun hingga 3 persen di tahun 2018 dari sebelumnya 5,15 persen tahun 2017. Data terakhir merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS). Artinya, terjadi penurunan drastis angka pengangguran di Sumbawa Barat.

Ini dipicu akibat terserapnya angkatan kerja secara signifikan melalui kebijakan rekrutmen satu pintu.

“Alhamdulillah, kepatuhan perusahaan juga bagus. Hampir seluruh perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, rekrutmennya melalui Dinskertrans. Ini sangat bagus. Kita terus akan optimalkan tim rekrutmen ini hingga benar benar angkatan kerja kita terkendali dan pengangguran terus turun,” ujarnya.

Bagan alur kerja tim rekrutmen satu pintu Disnakertrans Sumbawa Barat.

Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin sebelumnya menerbitkan surat keputusan tentang pembentukan tim rekrutmen satu pintu. Tim ini bahkan diketuai secara langsung kepala daerah.

Perintah Sumbawa Barat nampaknya ingin memastikan tenaga kerja lokal setempat menjadi prioritas utama. Tidak hanya itu, pemerintah juga mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) serta membuka program magang baik di dalam daerah, luar daerah bahkan ke Jepang.

“Dengan sistem rekrutmen satu pintu ini kita lebih mudah memonitor, me gendalikan angkatan kerja serta mengidentifikasi kebutuhan pasar kerja serta peningkatan skill tenaga kerja lokal kita,” terangnya.

Rekrutmen satu pintu buah dari kebijakan Bupati Sumbawa Barat ini lahir berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 tahun 2010 tentang prioritas tenaga kerja lokal. Selanjutnya dikuatkan kembali dengan Perda No 13 tahun 2017 tentang pembangunan ketenaga kerjaan. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *