Titik Terang Omnibuslaw

MATARAM, Zonamerah.net— Omnibuslaw dianggap mampu memperbaiki iklim investasi khususnya di NTB. Ini disampaiakn oleh Abdul Rauf Anggota DPRD NTB Komisi II pada sesi diskusi publik membahas Omnibuslaw: Kluster Penyederhanaan Perizinan dan Persyaratan Investasi, Senin (26/10) kemarin.

Abdul Rauf

” Khusus kluster ini, saya sudah pelajari secara lengkap, dan saya menyambut positif,” Sebut politisi partai Demokrat ini.

Omnibuslaw sendiri memiliki sebelas kluster, khusus pada sesi diskusi oleh Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdatul Ulama NTB, membahas kluster perizinan dan investasi.

Supiandi, SE., M.Ec., Dev. Bank Indonesia Bidang Investasi, membagikan kluaster ini yang berjumlah 208 halaman kepada peserta diskusi, pada sesi materinya. Sesuai pada halaman awal, ia menjelaskan tujuan besar Omnibuslaw untuk menciptakan lapangan pekerjaan dengan penyederhanaan perizinan usaha dan investasi.

” Jika untuk mengurus izin biasnya membutuhkan waktu rata-rata dua tahun lamanya, Omnibuslaw memangkas itu,” Terangnya.

Lain lagi dengan Muhammad Ali, S.E., M.Sc Akademisi Ekonomi asal Univ Hamzanwadi. Ia justru menjelaskan, masalah birokrasi bisa terletak pada mental para birokratnya.

Bagaimanapun sistemnya, jika mentalnya masih mencari ‘bagian’ tetap akan menghambat investasi.

” Selain peraturan, butuh juga revolusi mental dalam hal ini,” Ulasnya.

Peserta kegiatan ini berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Kepemudaan, dan Mahasiswa yang berjumlah lebih 60 orang. Turut hadir juga Rektor UNU NTB memberikan sambutan, sekaligus membuka giat ini. (ZM.Win)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *