TNI Bantu Cari Korban Hilang di Kertasari

Foto Ilustrasi

“Saya perintahkan anggota terus melakukan pencarian warga yang hilang sampai ketemu. Sisir semua garis pantai atau perairan setempat,”

Dandim 1607 Sumbawa, Letkol. Arm Sumanto.


TALIWANG—Sejumlah personel TNI dari Bhabinsa hingga anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Taliwang diterjunkan, Senin (20/3) malam guna mencari, Mansyur alias Bom, 40 tahun, warga Lingkungan Kenangan Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

IMG-20170321-WA0000
Personil TNI sudah besiaga dilokasi kejadian malam sekitar pukul 19.30 Wita, atau 30 menit setelah korban dilaporkan hilang.

Mansyur dilaporkan hilang pada pukul 19.00 Wita karena diduga terseret arus Pantai Sebatik Batu Payung di Desa Kertasari, Kacamatan Taliwang.

“Kami menerima laporan bahwa warga itu hilang diseret arus laut ketika hendak memancing, “kata Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, Letkol Arm.Sumanto kepada wartawan, di Taliwang, Selasa (21/3) pagi.

Menurutnya, anggota TNI masih berada dilokasi hingga pagi tadi guna melaksanakan pencarian terhadap korban. Arus laut diawasan kertasari memang sedikit tidak biasa karena berhadapan dengan laut lepas. Ia juga mengatakan personelnya masih berada dilapangan  bersama Kapolsek dan personel Polri lainnya bekerjasama Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan masyarakat setempat.

Dari laporan yang diterima TNI, Mansyur sendiri kata Sumanto, datang bersama tiga rekannya, diantaranya, Ahmad warga Lingkungan Pasanggarahan Kelurahan Kuang, Ghazi warga Kenangan dan Ibrahim yang juga warga Kelurahan Arab Kenangan (Arken). Ketika hendak memancing di bibir pantai tiba tiba keempatnya tidak menyadari ada ombak besar datang menyapu mereka. Ketiga rekan Mansyur berhasil bertahan, sementara Mansyur hilang dan terseret.

“Saya perintahkan anggota terus melakukan pencarian warga yang hilang sampai ketemu. Sisir semua garis pantai atau perairan setempat,”demikian Sumanto.

IMG-20170321-WA0004
Personel TNI dilapangan langsung berkoodinasi dengan tim pemerintah, Kepolisian dan masyarakat sebelum melakukan pencarian.

Sementara itu dalam catatan media massa, kasus korban tenggelam atau terseret arus ombak bukan hal pertama terjadi diwilayah sepanjang garis pantai Kecamatan Taliwang. Sudah cukup banyak korban hilang dan tewas teseret arus atau tenggelam.

Mulai dari pantai Poto Batu, Balad hingga Kertasari. Kondisi Oceonografi pantai tersebut seharusnya menjadi bahan kajian pemerintah Sumbawa Barat untuk memasang tanda peringatan bahaya bagi para pengunjung atau pemancing. Itu dimaksudkan agar warga waspada.

Sementara itu, Danramil Taliwang, Kapten Inf Agus, mengatakan pagi ini sesuai perintah Dandim Sumbawa,  ia telah menerjunkan sedikitnya enam anggota khusus guna melanjutkan upaya pencarian korban dilokasi. Ia mengatakan tim SAR  dari kayangan akan segera ikut bergabung membantu tim dari Sumbawa Barat.(ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *