Tujuh Desa Sekongkang Serentak Laksanakan Gerakan STBM

Caption foto//Camat Sekongkang, Syarifuddin.

SUMBAWA BARAT–Letak Geografis  yang tidak mudah tidak menyurutkan semangat petugas untuk melaksanakan program Bupati tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Dalam mendukung terwujutnya progaram Sanitasi Total Berbasis Masarakat (STBM). Tuju Desa di Kecamatan Sekongkang siap melaksanakan terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kesiapan STBM di kecamatan Sekongkang. Secara teknis tidak ada kendala. Kecamatan Sekongkang bersinergi bersama lintas Sektoral, Muspika, Koramil, Ibu ibu PKK, Puskesmas dan seluruh lapisan masyarakat, termasuk juga  dengan Sekolah sekolah yang ada di Sekongkang.

Camat Sekongkang Syaripuddin. Spd, menjelaskan, pada  dasarnya di wilayahnya program sosialisasi dan gerakan mensukseskan STBM telah berlangsung  di tujuh desa di Kecamatan Sekongkang.

“Tantangannyamensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat. Agar sadar dan mengerti tentang kesehatan di lingkungan mereka masing masing,  Kami akan menyelesaikan di akhir bulan ini,”  Jelasnya.

Dukungan Program STBM di Desa desa ini di tunjukkan dengan beberapa program yang akan di wujutkan seperti Desa Sekongkang Atas yang akan membuat Bank Sampah Dengan pengelolaanya, sedangkan Desa Kemuning memfokuskan dengan  memberikan budaya cuci tangan di setiap rumah dan pengelolaan sampah.

Suasana rapat para pendamping ASN di Kecamatan Sekongkang untuk mensukseskan program STBM. Tampak mengikuti, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Tim yang sedang berjalan untuk melaksanakan kegiatan STBM di wilayah Kecamatan Sekongkang  ada lima,  ASN pendamping dari Kabupaten TK II dan Kecamatan, tenaga kesehatan dari Puskesmas , Agen Pemberdayaan Gotong Royong dengan Peliuk.

Geografis Kecamatan Sekongkang tidaklah kecil. Wilayah Sumbawa barat di bagian Selatan ini memberikan tantangan tersendiri bagi petugas pelaksana STBM.
Ada Empat Desa yang jaraknya jauh puluhan kilometer dari Kecamatan. Antara lain Desa Tongo, Aik Kangkung, Tatar, dan DesaTalonang. Dengan jarak yang jauh ini tidak menghalangi petugas untuk melaksakan tugasnya.
ASN pendamping Peliuk Sampar Ujung Desa Talonang Baru Qadim Mulyadi. SIP. Mengatakan, kendala  yang di hadapi,   sedikit menghambat petugas di lapangan, Peliuk yang tidak bisa baca tulis, dan lambatnya memahai isi quisioner. Petugas  pendamping  harus ekstra dalam menjelaskan dan menjabarkan isi dan makna quisioner.
Menyadarkan masyarakat betapa pentingnya kesehatan adalah tugas semua pihak. Gampang tapi tidak mudah. Memberikan pengetahuan tentang kesehatan dan betapa pentingnya STBM Harus sejak dini.
Itulah tantanganya. Dan jika Program STBM ini bisa berjalan sesuai dengan tujuannya maka Kecamatan Sekongkang akan menjadi contoh bagi Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.(ZM.fj).
Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *