Warga Sekongkang Kepung Kantor PLN

Caption Foto//Kepolisian setempat tengah memfasilitasi pertemuan perwakilan warga dengan petugas PT. PLN Ranting Sekongkang.

SUMBAWA BARAT —Ratusan warga datangi kantor PLN Sekongkang, Kamis (10/1), sekitar pukul, 19.30 Wita waktu setempat. Ratusan warga ini memprotes pemadaman listrik secara tiba tiba. Kekecewaan warga memuncak sebab, pemadaman ini sudah yang kesekian kalinya tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Ratusan orang secara spontan tanpa di koordinasi langsung berdatangan menuju kantor PLN Unit Sekongkang. Sejumlah orang berteriak teriak menuntut PLN bertanggung jawab terhadap pemadaman listrik tanpa pemberitahuan.

Sementara itu, mengetahui laporan gelombang protes tadi,  Kepolisian Sektor (Polsek) Sekongkang langsung terjun kelokasi dan mengamankan kantor PLN setempat serta memfasilitasi kepentingan warga agar  tidak melakukan pengerusakan  atau anarkis.

Kapolsek Sekongkang, Iptu Anugrah, STK memimpin langsung pengaman lokasi di bantu personel Brimob setempat. Kapolsek dan Komandan Brimob, Iptu Sulaiman berhasil meredam amarah warga serta memfasilitasi komunikasi warga dengan PLN Taliwang.

Ratusan warga Sekongkang terkonsentrasi di kantor PLN Ranting setempat, Kamis petang waktu setempat.

Sayang, ditengah protes warga petugas yang ada di Kantor Unit Sekongkang menghilang tidak berani menemui warga.

Setelah beberapa saat, salah satu petugas PLN ranting setempat, Arifai muncul hingga langsung saja di berondong protes dan pertanyaan dari warga yang marah.

“Sabar pak, saya masih koordinasi dan menghubungi kantor Taliwang untuk mendapatkan jawabanya,” jelasnya, kepada warga.

Kepala Desa Kemuning, Erman Maulana mengatakan, masyarakat sudah tidak tahan dengan kinerja PLN setempat, karena terlalu sering pemadaman tanpa pemberitahuan.

“Kita intinya ingin kejelasan dari PLN kalau ada pemadaman harus ada pemberitahuan, agar aktifitas warga tidak terganggu, terutama meminimalisir kerugian akibat kerusakan peralatan usaha dari elektronik,” jelasnya.

Menurutnya, kesabaran warga sudah habis, aktifitas pemadaman sepihak kerap terjadi justru pada saat warga melaksanakan ibadah shalat magrib. 

Kepala PLN Taliwang Ipo Indrianto, saat di konfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya sedang melakukan perbaikan sistem pembangkit karena ada kerusakan.

Ipo menegaskan, upaya perbaikan pembangkit yang di lakukan tehnisi PLN akan segera selesai, sehingga ia berjanji  listrik akan kembali di hidupkan.

Hingga berita ini di turunkan, kondisi Sekongkang di laporkan kondusif. Hanya saja  warga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi, jika PLN tetap seperti ini.

Sebelumnya, protes warga terhadap aktifitas pemadaman PLN setempat telah berulang kali disampaikan warga bahkan kepada Bupati Sumbawa Barat, H.Musyafirin, namun tidak kunjung menuai hasil sebagaimana yang di harapkan warga.(ZM. fj 02)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *