Cek Cukai Palsu, Bappeda dan Tim Gabungan Sidak Pasar dan Retail

Caption foto//Kabid Ekonomi Bappeda Sumbawa Barat, Mars Anugrainsyah bersama perwakilan Polri, TNI, Bea Cukai dan OPD lain di sela sela memimpin Sidak Cukai Rokok di Pasar Tradisional, di ibu kota Taliwang, Rabu (17/7).

SUMBAWA BARAT–Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat targetkan zero penyalahgunaan cukai. Serius, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bappeda pelaksanaan penertiban di lapangan terus di giatkan.

Seperti yang di lakukan, pada  Rabu (17/7) di kecamatan Maluk, Bappeda bersama Bea Cukai Seksi Penindakan dan Penyidikan Sumbawa, TNI, POLRI dan Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan sidak ke pasar induk, toko toko moderen, distributor serta toko toko penjual produk produk kunsumtif terutama rokok.

Kegiatan rutin ini di lakukan setiap tahun, tujuannya untuk mengurangi kerugian negara terhadap cukai rokok, serta mengantisipasi kebocoran pendapatan pajak negara.

Perusahaan rokok dan penjual tembako iris termasuk rokok elektrik harus mematuhi peraturan pemerintah terkait Cukei.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Bappeda Sumbawa Barat, Mars Anugrainsyah mengatakan, sidak ini dilakukan menyasar  seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat mulai dari Kecamatan Poto Tano sampai seluruh kecamatan di KSB untuk Kecamatan Maluk, Sekongkang ini yang terakhir.

Hasil dari kegiatan ini akan terus kita evaluasi, agar progres tahun ini lebih baik lagi dari tahun kemarin, tambah Mars.

Pemerintah sudah mengatur tentang cukai melalui UU No. 39 tahun 2007 perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang cukai. Amanah undang undang ini memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak merugikan negara terkait dengan cukai.

“Sudah tahun ke lima berjalan kegiatan ini, akan kami tindak lanjuti terus sampai target Zero penyalah gunaan cukai ini bersih dari KSB, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pelaku bisnis rokok harus mematuhi tentang peratuan terkait dengan cukainya,” terangnya.

Dari hasil operasi ini ada beberapa barang bukti ratusan rokok kadaluarsa dan pelanggaran label cukai, telah diamankan oleh Satpol PP KSB dan akan di berikan Setelah melakukan persyaratan yang harus di penuhi selanjutnya harus di rhetur untuk di ganti dengan yang baru. Label cukai di rokok sendiri berlaku satu tahun tiga bulan. Demikian Mars.(ZM. fj).

Bagikan berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *