PSOI NTB Terapkan Prokes Dalam Pembukaan Event Selancar di Maluk

SUMBAWA BARAT, Zonamerah.net — Dalam pembukaan  perlombaan Event Selancar West Sumbawa-Lombok Seri 1 tahun 2021 berjalan sesuai dengan standart Protokol Kesehatan (Prokes) yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Kegiatan seremonial tersebut, diinisiasi oleh Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), Nusa Tenggara Barat (NTB), melibatkan peserta Sumbawa, Lombok, Dan Dompu, yang secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumbawa Barat, didampingi oleh Ketua Umum KONI Provinsi NTB, H. Andy Hadianto, Kadis Pariwisata KSB Drs. Sumbawanto, Ketua Koni KSB Muhammad Rizal, Kades Pasir Putih, Peserta Surfing Sumbawa-Lombok dan PSOI Se-NTB, bertempat di pantai Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (6/2/2021).

Ketua Harian PSOI NTB, Cahyo Karyadi disela-sela acara seremonial mengatakan, bahwa opening seremoni seharusnya sudah dilaksanakan pada bulan Januari lalu. Namun, ada beberapa hal yang menjadi kendala sehingga kegiatan di tunda dan Alhamdulillah dapat terlaksana hari ini.

“Ada beberapa aspek yang kita lihat, pertama itu terkait dengan perkembangan virus corona secara global. Saya juga melihat dari keselamatan atlet, masyarakat Dan juga tuan rumah. Karena saya tidak mau jika si atlet membawa virus itu yang tentunya ini merugikan peserta,” kata Cahyo sapaan akrabnya.

Dikatakan, perlombaan event selancar west Sumbawa-Lombok di mulai hari ini tanggal 6-7 Februari 2021 yang berlangsung di lokasi Wisata pantai Sekongkang. Sehingga dalam jadwal yang ditetapkan sebelumnya, event ini rencana akan digelar pada 23-24 Januari 2021. Namun ada penundaan sementara waktu, bahkan saat itu pihaknya juga menunggu informasi dari beberapa sumber untuk memastikan perkembangan kelangsungan kegiatan tersebut.

“Iya, awalnya kita tunda, namun seiring berjalan acara ini tetap kami gelar dengan mengutamakan prokes,” sebutnya.

Lebih lanjut dijelaskan, event ini juga disambut baik oleh semua kalangan, khususnya masyarakat Kecamatan Maluk dan Sekongkang.

“Acara ini mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, seperti tujuan acara kami untuk membangkitkan pariwisata dan meningkatkan perekonomian Daerah, masyarakat dan pebisnis lokal yang ikut merasakan dampak dari event ini. Semoga tahun depan, kami bisa membawa pengunjung lebih dari pada tahun ini dengan harapan pariwisata pantai sekitar menjadi tujuan destinasi favorite,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga akan memiliki dampak berganda, bukan hanya dari event-nya saja melainkan ada dampak berkelanjutan seperti naiknya jumlah kunjungan wisatawan ke Pesisir wisata pantai di wilayah Sumbawa Barat.

“Yang jelas, kegiatan ini akan berdampak positif. Bahkan, mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Sehingga, geliat pariwisata khususnya KSB akan hidup kembali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, event yang dimulai 6-7 Februari diantaranya, kelas open akan Yang diikuti oleh 64 peserta dan untuk seleksi diikuti sebanyak 33 atlet. (ZM.Yan) 

Bagikan berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *