APH KSB Diminta Serius Tangani Dugaan Korupsi Embung Tobang

SUMBAWA BARAT, Zonamerah.net — Salah satu pemerhati jasa kontruksi di NTB, meminta kepada Aparat Penegak Hukum serius tangani dugaan korupsi Embung Tobang yang ada di Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

“Dalam pandangan saya, perpanjangan waktu kontrak untuk APBD adalah 50 hari. Hal ini sebagaimana Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) Nomor 9 Tahun 2018 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa melalui penyedia. Lampiran angka 7.18 mengenai pemberian kesempatan, yang menyatakan bahwa pemberian kesempatan kepada penyedia menyelesaikan pekerjaan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender, sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan dan pemberian kesempatan kepada penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan dapat melampaui tahun anggaran,” kata Irwan yang juga ketua salah satu LSM di NTB

Terkait pembangunan Embung Tobang di Kecamatan Seteluk, Irwan menjelaskan, bahwa yang dilaksanakan oleh PT. Sabahat Karya Sejati yang beralamat di Jl. AP. Pettarani Komp Pettarani Centre Blok A/12 Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dengan nilai kontrak Rp. 30.580.000.000 (tiga puluh miliar lima ratus delapan puluh juta rupiah), telah berkontrak dengan Nomor kontrak 600/2/DPU-PRPP/I/2020 tanggal 17 januari 2020 telah berakhir pada bulan Oktober 2020.

Namun, menurutnya, fakta dilapangan PT Sabahat Karya Sejati masih juga bekerja. Maka, lanjut Irwan, tentu ini harus menjadi perhatian Aparat Penegak Hukum apa yang menjadi dasar hukum.

“Mestinya PPK berdasarkan ketentuan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, PPK mesti melakukan putus kontrak dan memberikan sanksi daftar hitam kepada PT Sabahat Karya Sejati sebagaimana ketentuan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018, Tentang Sanksi Daftar Hitam, serta melakukan pencairan terhadap jaminan pelaksanaan,” beber Irwan Kepada awak media ini, Senin, (12/04).

Dikonfirmasi media ini melalui via WhatsApp, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR PP) Sumbawa Barat, Novrizal Zain Syah, S.E menjelaskan, bahwa Embung Tobang yang ada di Kecamatan Seteluk sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Embung Tobang masih dalam proses pemeriksaan oleh BPK. Sampai saat ini kami juga masih menunggu hasil pemeriksaannya,” pungkas Novrizal Zain Syah, S.E.

Pantauan media ini saat turun ke lokasi proyek Embung Tobang, pada Senin, (12/04/21), bahwa aktivitas pengerjaan Embung Tobang masih jalan. Kemudian ada beberapa alat berat yang sedang beroperasi di lokasi tersebut. (ZM.Yan)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *