Kades Kiantar Dituding Menahan Surat Pengusulan BPD Terpilih ke Kecamatan

SUMBAWA BARAT, Zonamerah.net — Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kiantar terpilih, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menuding Kepala Desa setempat menahan surat rekomendasi pemilihan anggota BPD ke Pemerintah Kecamatan sampai dengan saat ini.

Salah satu Anggota BPD terpilih Desa Kiantar, Jamalludin kepada awak media ini, Jum’at, (30/7), mengaku, bahwa surat rekomendasi hasil pemilihan anggota BPD Desa Kiantar belum diusulkan kepada Pemerintah Kecamatan Poto Tano oleh Kades setempat tanpa alasan yang jelas. 

“Kami tidak tahu masalahnya apa sehingga pak Kades menahan surat rekomendasi untuk diusulkan ke Kecamatan. Padahal ini sudah hampir satu bulan lebih,” geramnya. 

Jamal sapaan akrabnya menjelaskan, ia dan empat anggota BPD lainya sudah mencoba menemui dan menanyakan langsung kepada Kades terkait permasalahan tersebut, tapi tidak ada di Kantornya. 

“Kami sudah datang ke kantor Desa untuk menanyakan masalah tersebut, tapi pak Kades tidak ada. Padahal pemilihan anggota BPD Desa Kiantar sudah dilakukan pada tanggal 15 – 17 Juni 2021 lalu,” beber Jamalludin. 

Terpisah, Dikonfirmasi media ini melalui via WhatsApp, Kepala Desa Kiantar, Hasbullah mengatakan, bahwa siapa saja yang ingin mempertanyakan terkait masalah tersebut silahkan datang ke kantor. 

“Siapa-siapa yang mau menanyakan masalah itu dari unsur warga Kiantar, silahkan temui saya di kantor,” singkat Hasbullah. 

Sementara itu, Camat Poto Tano, Agusman, S.Pt saat dimintai keteranganya melalui via telpon menjelaskan, bahwa idealnya tujuh hari setelah pemilihan anggota BPD, Panitia Seleksi (Pansel) harus melaporkan kepada Kades, dan seminggu kemudian Kades harus melaporkan kepada Kecamatan untuk direkomendasikan kepada DPMD. 

“Karena sampai saat ini Pansel dan Kades setempat belum pernah koordinasi kepada kami terkait dengan hasil pemilihan BPD Desa Kiantar, maka beberapa hari yang lalu Kepala Seksi kami turun langsung untuk mengecek apa yang menjadi masalah, ternyata Pansel dan Kades ada miskomunikasi,” ungkapnya. 

Camat juga menegaskan, kalau memang tidak ada rekomendasi dari Kades, dan menyalahi dari regulasi yang ada, maka pihaknya akan mengambil sikap sesuai dengan hasil yang ditetapkan Pansel. 

“Apabila menyalahi regulasi yang ada, maka hari Senin besok kami mengambil sikap sesuai dengan hasil Pansel, dan akan kita rekomendasikan langsung kepada DPMD,” tutup Agusman, S.Pt Camat Poto Tano. (ZM.Yan) 

 

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *