Pulau Terpadat Di Dunia Krisis Air

SUMBAWA BESAR—Pulau Terpadat di Dunia, Pulau Bungin Desa Bungin, Kecamatan Alas, Sumbawa Besar di laporkan mengalami krisis air bersih sejak dua pekan terakhir.

Laporan itu disampaikan warga dan pemerintah desa setempat setelah pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak bisa lagi mensuplay air bersih menyusul kerusakan pipa saluran induk yang berada dibawah laut.

Akibat kondisi ini, sedikitnya 3097 jiwa warga Pulau ini terancam penyakit dan kekurangan pasokan air minum serta mandi cuci dan kakus. Pemukiman nelayan ini semakin sulit saja karena topografi wilayah jauh dari akses air bersih di daratan. Warga harus menempuh jarak sekitar kurang lebih 10 kilometer untuk menjangkau daerah lain untuk mendapatkan pasokan air.

“Sejumlah warga terpaksa menggunakan alat seadanya untuk mengambil air di lokasi terdekat. Belum lagi kondisi jalan berdebu dan rusak menambah sulit kondisi warga,”kata, Murdani Saputra, 38 tahun, Kepala Dusun Bungin, Selasa (15/4).

Murdani khawatir jika kondisi ini berlangsung semakin lama, maka warga semakin kesulitan bukan hanya konsumsi tapi persoalan sanitasi juga muncul. Utamanya mandi, cuci, BAB dan masak. Kondisi warga ini diperparah ketika warga harus menghadapi ibadah di bulan suci Ramdhan yang tinggal hitungan hari.

“Ibadah warga tergannggu pak. Utamanya pasokan airĀ  ke masjid masjid,”demikian, Murdani.

Kepala PDAM Alas, Darmansyah, mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi kebocoran pipa ke PDAM pusat di Sumbawa Besar. Saat ini pihaknya masih tengah dalam perbaikan tehnis karena harus menguras Reservoar atau bak penampung utama agar pipa bisa diperbaiki. Kondisi kata dia, akan berlangsung cukup lama.

Kondisi krisis air yang dialami warga Bungin diharapkan menjadi perhatian serius jajaran PDAM. Sebagai perusahaan pelayanan jasa seharusnya perusahaan plat merah itu mengambil langkah penanggulangan darurat mensuplay air warga dari pada terus mencari pembenaran dengan alasan tehnis.(ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *